2020: TAHUN UGAL-UGALAN REZIM OLIGARKI TAMBANG

15 Jan 2020 in

*Sebuah catatan awal tahun dari JATAM

oleh: Widia Primastika (Trend Asia) dan Alwiya Shahbanu (Jatam)

Usai berpesta kembang api di malam pergantian tahun 2019 ke 2020, Silvi (22)  pekerja di sebuah hotel di bilangan Blok M, harus mendekam di kantor. Hujan deras di malam tahun baru itu memaksa dia untuk menunggu. Padahal ingin sekali Ia cepat pulang dan rebahan. Saat hujan reda jelang langit gelap berlalu, Ia beranjak. 

Natasya, Maafkan Gubernur dan Presiden yang Tak Berbuat Apa-apa…Kisah Korban Lubang Tambang yang ke-34

01 Jun 2019 in

Tepat di Hari Anti Tambang (HATAM), 29 Mei 2019, Natasya Aprilia Dewi (10), menghembuskan nafas terakhirnya setelah tenggelam di lubang bekas tambang batu bara di Simpang Pasir, Samarinda. Gadis kecil ini adalah korban ke-34 yang mati tenggelam di lubang-lubang tambang yang ditinggalkan begitu saja oleh perusahaan setelah kandungannya habis.

How Global Banks and Financial Institutions Fuel Climate Crisis in Asia

30 May 2019 in

In Vietnam, 99-years-old "Grandma Ca" was forced out of her land. Even when the bulldozers started to crush her house, she refused to leave. Grandma Ca has done many things to resist her eviction, but the authorities forcefully dragged her out of the house. The eviction was to give way to the construction of a coal-fired power plant (CFPP) on Van Phong Beach, South of Khanh Province.

Bagaimana Bank dan Lembaga Keuangan Global Mendanai Krisis Iklim di Asia

30 May 2019 in

Di Vietnam, “Nenek Ca” berusia 99 tahun dipaksa keluar dari tanahnya, bahkan ia tidak mau beranjak meski buldozer mulai menghancurkan rumahnya. Nenek Ca sudah melakukan banyak hal untuk menolak digusur. Namun pihak otoritas terpaksa menyeretnya keluar rumah. Penggusuran tersebut untuk memberi jalan bagi pembangunan PLTU batu bara di Pantai Van Phong, Selatan Provinsi Khanh.