Kumparan-Jakarta kembali menjadi kota dengan kualitas udara paling buruk di dunia pada Senin (20/6) pagi. Situs IQ Air melaporkan konsentrasi PM2.5 di Ibu Kota mencapai 111 mikrogram per kubik (µg/m³).

WHO sendiri menetapkan batas ambang aman kualitas udara di angka 0-12 µg/m³. Praktis, udara di Jakarta pun tergolong tidak sehat. Tingginya kadar PM2.5 dapat mengakibatkan terganggunya saluran pernapasan. Nah, apa sebetulnya yang menyebabkan kualitas udara di Jakarta itu buruk?